Minggu, 31 Mei 2015

Langkah Langkah Merakit PC Beserta Gambarnya Lengkap

INSTALASI PC
Keamanan  keselamatan Kerja (K3)
Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah :

1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya.

2. Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan atau dengan memakai gelang anti statis tanpa harus pegang casing.

3. Pada setiap tahap perakitan sebelum menambahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lainnya.

4. Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.

5. Hindari pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut.

Alat dan Bahan

Alat :
1. Obeng Plus (+)
2. Obeng Minus (-)
3. Tang Lancip (Capit Buaya)
4. Multimeter/Multitester
5. Pinset
6. Gelang Anti Static

Bahan :

1. Motherboard
Motherboard adalah papan induk atau papan rangkaian utama pada komputer, yang berisi rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pusat pengolahan.

2. Processor
Processor adalah komponen komputer yang paling utama karena sangat menentukan baik buruknya kinerja komputer (otaknya komputer). Berfungsi sebagai pengolah data didalam sistem komputer. 

Jenis processor yang sering dipakai dalam merakit pc/komputer sendiri yang baik dan benar untuk game maupun biasa ada 2 yaitu Intel dengan tipe pentium III, pentium 4, dual core, quad core, core i3, core i5, core i7 dan AMD dengan tipe sempron, athlon, sampai phenom.

3. Heatsink (Kipas)
Heatsink adalah kipas pendingin processor dan komponen yang lain, karena suhu di processor sangat panas sekali.

4. Harddisk
Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi  piringan magnetis. Berfungsi sebagai penyimpan data untuk dapat meningkatkan kinerja komputer.

5. Memory (RAM)
RAM (Random Acces Memory) adalah Internal Memory, yang berfungsi untuk menyimpan data.

6. Floppy Disk Drive (FDD)
FDD adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah Disket.

7. CD/DVD Drive
CD/DVD ROM adalah sebuah perangkat penyimpanan yang berfungsi untuk menghubungkan data, perpindahan data, pembacaan data atau “ penulisan” data dari PC kedalam sebuah CD/Kaset

8. Kartu Grafis (VGA Card)
VGA Card (Video Graphics Adapter) adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi.

9. Sound Card
Sound Card adalah sebuah perangkat yang berbentuk lempengan PCB dan mampu mengolah serta menghasilkan suara. Bertugas untuk menunjang fungsi suara dalam PC multimedia.

10. Power Supply
Power Supply adalah sebuah perangkat komputer yang berfungsi untuk mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.

11. Casing

12. Keyboard & Mouse

13. Monitor

Langkah-langkah Perakitan

Berikut ini adalah langkah-langkah perakitan CPU.

1. Letakkan motherboard pada tempat yang datar dan jangan lupa beri alas dengan permukaan yang lembut agar motherboard tidak tergores atau putus jalur komponennya.


 2. Pasang processor pada motherboard. Pemasangan processor usahakan diluar casing agar memudahkan anda dalam pemasangan processor tersebut. Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang digunakan.


 3. Setelah prosessor terpasang kemudian lakukan pemasangan kipas processor.


 4. Pasang RAM pada slot RAM yang tersedia pada motherboard. Pemasangan RAM pada slot harus mengikuti aturan karena apabila terjadi kesalahan dalam pemasangan dapat membuat RAM dan motherboard rusak atau terbakar. 

5. Siapkan casing untuk pemasangan semua komponen yang sudah di sediakan.

6. Setelah menyiapkan casing pasanglah catu daya atau power supply seperti gambar dibawah ini. 

7. Setelah itu masukkan motherboard pada casing secara perlahan agar motherboard tidak rusak. Pada saat pemasangan motherboard, perhatikan konektor mouse, keyboard, serial, vga dan sound agar terpasang dengan panel yang terdapat pada casing dengan benar. 

8. Kemudian bautlah motherboard dengan dudukannya agar kuat dan tidak goyang.

9. Di contoh ini kita menggunakan motherboard yang sudah dilengkapi dengan VGA, Sound Card, dan LAN Card yang sudah menjadi satu dalam motherboard. Komponen yang sudah menjadi satu dengan motherboard disebut dengan komponen ON BOARD.

10. Setelah itu pasanglah CD ROM pada rak yang terdapat pada casing, dengan cara memasukkannya dari depan.


11. Kemudian bautlah CD ROM yang telah terpasang tadi dangan raknya agar tidak goncang. Kemudian pasangkan kabel power dan kabel data atau kabel ATA CD ROM pada motherboard.

12. Pasanglah harddisk pada rak yang terdapat pada casing dengan perlahan agar harddisk tidak terbentur. Karena komponen harddisk ini sangat rawan tehadap goncangan. Kemudian baut dengan kencang agar tidak goyang.


13. Setelah harddisk terpasang lalu pasang kabel data atau kabel ATA harddisk pada motherboard dan pada harddisk itu sendiri. 
14. Pasang konektor power supply pada tempatnya yang terdapat di motherboard. Jika pemasangan ini salah maka akan mengakibatkan kerusakan yang fatal pada motherboard.

15. Kemudian tancapkan konektor power / restart / hdd lad / power lad dan pad konektor lainnya yang terdapat di motherboard seperti gambar berikut. 


16. Setelah semua komponen telah terpasang kemudian pasang penutup casing dengan benar.


Selesai kemudian perakitan tersebut harus kita tes apakah berhasil atau tidak. Pasang kabel port VGA ke monitor kemudian power monitor dan CPU ke saklar listrik, selanjutnya hidupkan bila komputer dapat BOOTING maka perakitan berhasil. Bila tidak dapat BOOTING berarti perakitan belum sempurna, maka harus disempurnakan terlebih dahulu bila nanti ingin menginstal Sistem Operasi nya dengan cara cek kembali semua komponen yang telah terpasang apakah sudah benar atau tidak.
Semoga bermanfaat

artikel ini di dapat dari blog: http://tn-robby.blogspot.com/2012/05/langkah-langkah-merakit-pc-beserta.html

Sabtu, 18 April 2015

cara melakukan penginstalan debian 7


Bagaimana cara menginstal debian 7 Wheezy
Debian 7 Wheezy
Debian 7 Wheezy

 Debian 7, atau dengan codename release Wheezy telah dirilis pada 5 Mei 2013 kemarin. Dengan mengusung kernel baru, dan perubahan pada beberapa komponennya. Menjadikan Distro Linux yang satu ini semakin menarik untuk di oprek lebih lanjut. :D

Kali ini kita akan membahas bagaimana Cara Instalasi Debian 7 Wheezy pada PC kita. Sebelum memulai proses instalasi kita persiapkan terlebih dahulu :

  •  ISO image Debian 7 “Wheezy”. Yang bisa didownload di official site.nya. Anda bisa men-downloadnya di sini :
  • Burn ISO tersebut dalam kepingan CD / DVD. Jika yg Anda ingin download dalam bentuk DVD nantinya bisa di install pada PC / laptop juga. Karena packet instalasi sudah mencukupi untuk itu. :D
  • Cemilan, kopi / dll yang bisa menemani waktu instalasi. Estimasi 1/2 jam selesai :D


  • Setting BIOS agar booting awal dari CD / DVD ROM (bisa juga menggunakan USB installer, Insya Allah untuk instalasi menggunakan USB Flashdisk akan dibahas di lain artikel).

Debian 7 Wheezy Booting

  • Pilih menu Graphical Install untuk memudahkan konfigurasi instalasi selanjutnya
  • Pilih English Language sesuai default bahasa yang digunakan untuk instalasi Linux Debian 7 Wheezy

Debian 7 select language

  • Untuk location biasanya untuk Indonesia ada di group other silahkan disesuaikan. Pada praktek kali ini saya menggunakan United States biar keren dikit ….. heheheheh :D

Debian 7 select your location

  • Configure Keyboard pilih American English (default)

Debian 7 configure keyboard

  • Tunggu sampai semua komponen instalasi termuat :

Debian7 load installer component

  • Isikan hostname :

Debian 7 hostname

  • Isikan domain name :

Debian 7 domain name

  • Buat password untuk “root” :

Debian 7 setup root password

  • Buat user baru selain root :

Debian 7 fullname new user
  • Beri password untuk user baru selain root :

Debian 7 new user password

  • Konfigurasi waktu (jam). Sesuaikan dengan daerah masing-masing :

Debian 7 configure clock

  • Partisi disk agar lebih mudah gunakan saja Guided – Use entire disk. Dengan catatan, bahwa PC / Laptop yang sedang Anda install akan digunakan seluruh space nya untuk Debian 7 Wheezy saja tanpa OS lain yang mendampingi. Jika ingin menyandingkan Debian 7 Wheezy dengan OS lain, Windows misalnya. Bisa menggunakan opsi Manual Partition :)

Debian 7 guided partition disk

  • Pilih Drive yang akan di install Debian 7 Wheezy :

Debian 7 partition disk

  • Pilih All files in one partition. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda jika ingin membedakan partisi-partisi /home, /usr, /var, dll

Debian 7 partition disk all

  • Pilih “Finish partition and write changes to disk” untuk melanjutkan proses partisi :

Debian 7 finish partition disk

  • “Write Changes” pilih “Yes” :

Debian 7 write changes yes

  • Kemudian dilanjutkan dengan proses instalasi Base System. :

Debian 7 installing base system

  • “Scan another CD or DVD” pilih “No” saja. Jika Anda mendownload serial DVD yang lain. Silahkan dilanjutkan dengan memasukkan CD/DVD berikutnya. Yang fungsinya adalah untuk menambahkan repository lokal dengan bantuan CD/DVD tersebut :

Debian 7 scan another cd no

  • Use network mirror? Pilih No saja. Dalam hal ini kita menggunakan konsep instalasi awak saja. Sedangkan untuk pemilihan server repository, package, dll akan dilakukan nanti setelah proses instalasi awal selesai.

Debian 7 use network mirror no

  • Lanjut dengan loading dari seluruh aplikasi yang dibutuhkan. Kemudian pada Configuring popularity-contest. Pilih No saja.

Debian 7 participate popularity contest no

  • Pada Software Selection. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pada praktek kali ini, saya memilih seluruh opsi yang ditawarkan. Tentunya kebijakan Anda dalam memilih apa yang akan di install akan mempengaruhi pada jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses penginstalan :D So…. be wise to choose the Apps :)

Debian 7 software selection

  • Proses instalasi paket-paket yang Anda pilih sebelumnya berlangsung pada langkah berikut ini. Silahkan, bisa disambi ngemil / makan – minum dulu. Lumayan lama memang :D

Debian 7 select install software

  • Alhamdulillah, instalasi paket – paket sudah selesai. :D Lanjut dengan Install GRUB (bootloader). Pilih “Yes”untuk instalasi pada MBR partition :

Debian 7 installing GRUB bootloader

  • Proses instalasi GRUB-pun berjalan dengan lancar :D

Debian 7 installing GRUB on system

  • Installation Complete. Silahkan reboot dan keluarkan CD/DVD installer Debian 7 Wheezy Anda :D

Debian 7 intallation complete

  • OK, lanjut. Inilah tampilan default GRUB pada booting system Debian 7 Wheezy yang pertama kali milik Anda :D

Debian 7 fist boot

  • Login dengan username biasa (dalam praktek ini saya menggunakan nama saya sendiri ) :D

Debian 7 login

  • Masukkan password dan login seperti biasa :D

Debian 7 login password

  • Dan Taraaaaa….. inilah hasil dari perjuangan Anda

Debian 7 desktop


Selamat mencoba dan semoga berhasil